Showing posts with label undangan unik. Show all posts
Showing posts with label undangan unik. Show all posts

Friday, October 11, 2013

Tarub, simbol harapan orangtua untuk anak


Jawa, terkenal dengan adat istiadatnya yang kental, tak ketinggalan dalam acara pernikahan, sejak awal hingga akhir acara dipenuhi dengan acara adat yang luar biasa penuh makna.


Tarub
Diawal -biasanya sehari sebelum pesta pernikahan -red, pintu gerbang rumah orangtua wanita dihias dengan Tarub (dekorasi tumbuhan) Tarub terdiri dari pohon pisang, buah pisang, tebu, buah kelapa dan daun beringin yang memiliki arti agar pasangan pengantin akan hidup baik dan bahagia dimana saja. Dalam tarub juga terkandung pengharapan agar pasangan pengantin saling cinta satu sama lain dan akan merawat keluarga mereka. Dekorasi yang disiapkan untuk melengkapi tarub adalah kembang mayang, yaitu suatu karangan bunga yang terdiri dari sebatang pohon pisang dan daun pohon kelapa.

Pemasangan tarub oleh orangtua pengantin diawali dengan bleketepe. Bleketepe adalah daun kelapa yang masih hijau dan dianyam dengan ukuran rata-rata 50 cm x 200 cm. Bleketepe yang dipasang di Tarub dan mengelilingi area untuk pernikahan, merupakan perwujudan dari suatu tempat pensucian di kahyangan para dewa yang dinamakan Bale Katapi. Bale artinya tempat, Katapi dari kata tapi yang berarti membersihkan dan memilahkan kotoran-kotoran untuk kemudian dibuang. Dengan demikian pemasangan bleketepe dapat diartikan secara luas sebagai ajakan Bapak Ibu dan calon pengantin kepada semua orang yang terlibat di dalam upacara hajatan untuk berproses bersama mensucikan hati. Siapa saja yang diundang dan kemudian datang, masuk di dalam tempat yang sudah di kelilingi Bleketepe akan bersih secara lahir dan kemudian menjadi suci secara batin. Itulah harapannya.
Jika harapan untuk menjadi suci itu terwujud, maka semua orang yang diundang masuk ke tempat upacara akan menjadi suci dan memancarkan cahaya kesucian yang disebut Nur Harapan agar semua orang yang terlibat dalam upacara perkawinan memancarkan Nur disimbolisasikan dengan pemasangan Janur atau daun kelapa muda disemua area upacara.
Selain itu pemasangan Bleketepe juga dimaksudkan sebagai tolak Bala atau sebuah doa permohonan agar dari awal hinga akhir upacara perkawinan tersebut terhindar dari mara bahaya dan segala yang jahat. Baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.
Di dalam tarub ini selain Bleketepe dan Janur, kelengkapan-kelengkapan lain yang diadakan menyimbolkan sebuah harapan yang pada intinya membawa kebahagiaan dan kemuliaan khususnya pada pengantin berdua.


Bleketepe
Dua tundun utuh pisang raja, yang dipasang di kanan dan kiri pintu gerbang tarub menyimbolkan sebuah harapan agar pengantin berdua mempunyai keluhuran seperti layaknya raja, sabda pendhita ratu, bicaranya tidak boleh mencla-mencle.
Kelapa Gading adalah kelapa yang berwarna kuning bersih dan indah. Orang yang menanam kelapa gading harus rela setiap saat dipetik oleh orang lain untuk keperluan upacara, tanpa harus mengganti uang. Dua janjang kelapa gading yang dipasang di kanan kiri Tarub menyimbolkan sebuah harapan agar pengantin berdua nantinya merasakan keindahan hidup dengan kesabaran dan kerelaan berkorban terhadap sesama.
Dua batang tebu wulung, berwarna keungu-unguan, besar dan lurus yang dipasang di kanan dan kiri tarub menyimbolkan sebuah harapan agar pengantin berdua berwibawa dan mempunyai pribadi yang lurus, tidak neka-neka.
Padi dikanan kiri tarub menyimbolkan harapan agar pengantin berdua mengalami kemakmuran dan kesejahteraan lahir batin.
Daun Apa-apa dipasang di tarub menyimbolkan harapan agar tidak terjadi apa-apa atau sesuatu yang mengganggu kelancaran upacara perkawinan. Demikain pula daun alang-alang, agar tidak terjadi halangan suatu apa pun. Daun kara, harapannya adalah lir sakara-kara yang berarti hilang dan tersingkirkan segala aral melintang. Daun beringin symbol kebesaran dan aneka dedauan yang lain.
Setelah kanan, kiri dan atas pintu gerbang yang dipasangi Bleketepe, Janur, Tebu Wulung, Pisang Raja, Padi yang dipasang di kanan kiri pintu gerbang tarub maka terbentuklah sebuah pintu gerbang untuk memasuki area upacara yang telah dikelilingi Bleketepe. Simbolisasi dari Bale Katapi.
Gerbang Tarub adalah gerbang yang bakal dimasuki oleh pengantin berdua, menyimbolkan pula sebagai sebuah pintu untuk memasuki dunia baru, dunia hidup berumah tangga, yang tentu saja di dalamnya penuh dengan hal-hal baru, rintangan dan godaan yang kesemuanya perlu diatasi untuk menuju kemenangan dan kesucian.
Disarikan dari : mudahmenikah.wordpress
Images:
pariwisata.jogja.go.id
weddingku.com
antarafoto.com

Trik Tampil Photogenic


Pakar kecantikan dan tata rias kenamaan, Bobbi Brown mengatakan, kunci untuk tampil cantik di setiap frame foto adalah untuk menggunakan makeup yang tepat. Tidak susah bagi Anda untuk disebut sebagai wanita yang fotogenik.
Perkirakan kapan dan di mana foto akan diambil. Pencahayaan natural di luar ruangan akan membuat makeup sedikit terlihat lebih kentara. Jika memang akan mengambil gambar di luar ruangan, usahakan menggunakan lampu pencahayaan portabel. Gunakan concealer di bawah mata, dan foundation untuk meratakan kemerahan dan menutup noda-noda pada wajah. Pilih warna foundation dengan warna dasar kuning untuk menciptakan tampilan natural. Bobbi menyarankan untuk menghindari foundation dengan kandungan titanium dioksida, karena bisa menyebabkan wajah terlihat berwarna keabuan.
Wajah dengan gaya lembab bisa terlihat manis untuk acara yang tatap langsung, namun bisa terlihat berminyak di foto. Oleh karena itu, jangan terlalu banyak menggunakan pelembab wajah. Jika Anda memiliki daerah T berminyak, gunakan lotion untuk mengontrol minyak sebelum mengaplikasikan foundation.
Sebelum pemotretan, gunakan bedak dengan warna tone kuning. Translucent powder  bisa membuat wajah terlihat seperti topeng, maka sebaiknya hindari bedak jenis ini.
Jika Anda mengenakan pakaian dengan belahan dada rendah, sebaiknya cek lagi di cermin untuk memastikan wajah dan leher Anda sudah memiliki warna senada.

Jauhkan lipstik berwarna-warna neon dan eyeshadow yang sparkly. Kedua makeup ini akan terlihat bersinar dan “kinclong”. Akan lebih bagus jika warna eyeshadow biasa ditambahkan sedikit shimmer.
Berikan penegasan di pinggir bibir dengan pensil bibir yang warnanya sama dengan lipstik yang digunakan.
Jangan lupa untuk santai. Ketegangan akan terpancar di wajah. Sebelum mulai difoto, pejamkan mata, tenangkan diri, dan fokus. So, 1… 2… 3…, smile!
Sumber : prevention
Foto : 
chrisling.com
weddingdresspicture.net
thesecretbeauty.com

Nuansa Etnik di Kamar Pengantin


Hmmm…”kamar bernuansa tradisional”..apa yang ada dikepala kita ketika mendengar kalimat ini? Kamar yang penuh dengan nuansa kayu, warna kayu, ukiran kayu, berat, tua. Tapi ngga juga kok, kamar bernuansa tradisonal ngga melulu harus diisi dengan perabot kayu yang berdetail motif ukiran suatu daerah.
Nuansa etnik dikamar pengantin bisa didapati dari pesona ornamen etnik yang menghiasi kamar tersebut, kain tenun, batik, anyaman, hiasan manik-manik, perhiasan tradisional bisa memberikan kesan etnik yang kental jika dipadukan dengan baik didalam kamar.
Gaya etnik dipilih sebagian orang karena kesan natural yang dalam sehingga terasa sejuk dan dekat dengan alam, serta kesan romantis yang dibawa oleh kain-kain tenun yang lembut dengan warna-warna menawan dan tak lupa furniture kayu dengan sedikit elemen ukir pun menambah kesan tradisional.
Sampirkan kain tenun sebagai penutup ujung bagian bawah tempat tidur (runner), jadikan batik sebagai aksen pelengkap pada sarung bantal atau seprai anda. Berkreasilah dengan padu padan batik prada, kain tenun, kain bersulam ataupun kain bermanik, oh iya, jangan lupakan bahan lace atau brocade, itupun bisa membangkitkan suasana tradisional yang menawan.

Sebagai pencerah kamar nuansa modern bisa digabungkan tanpa menghilangkan nafas tradisonal. Gunakan rangkaian bunga modern dengan vas dari bahan gerabah dengan warna alami, hmm…tetap etnik kan…:D
Kain penutup jendela pun bisa menggunakan bahan vitrage modern dan gunakan tali rami sebagai pengikatnya, simpel tapi cantik..
Percantik ruangan dengan lilin-lilin beraroma terapi. Gunakan wadah dari bahan logam berornamen. Gelang-gelang etnik berdiameter besar dan tinggi (seperti gelang makassar) juga bisa dijadikan wadah lilin atau vas bunga, cukup letakkan gelang di tempat lilin atau vas hanya sebagai penutup wadah yang sebenarnya.
Untuk meja-meja yang ada dikamar gunakan selendang etnik yang menjuntai hingga kelantai sebagai taplaknya. Berikan rangkaian bunga dengan vas-vas kecil berwadah tradisional, bisa juga menggunakan hiasan bunga lokal seperti mawar lokal ataupin bunga aster.  Sebagai hiasan dinding, gantungkan piring antik koleksi bermotif cantik dengan paduan warna yang senada.
Koleksi perhiasan anda juga bisa dipajang dengan wadah etnik yang cantik dan ditaruh dimeja rias untuk mempercantik dekorasi ruang.
O iya, yang terakhir dan salah satu yang paling penting, taburkan kelopak bunga diranjang pengantin…mmm…kesan romantisnya dapet banget kan…:D
Eh…tapi kenapa cuma untuk kamar pengantin aja ya, untuk anda yang sudah menikah dan ingin merubah dekorasi kamar dengan suasana tradisonal romantis agar hubungan tetap hangat bisa dicoba juga lho..tips nya jangan takut bereksperimen dengan segala bahan untuk memadupadankan unsur tradisional dan modern, dan jangan terlalu banyak menggunakan warna. Warna kalem dan tenang bisa menjadi pilihan, tapi sentuhan warna dramatis seperti merah atau kuning bisa menjadi unsur ceria dalam ruangan. Selamat mencoba…:D
Gambar :
telegraph.co.uk
dnliving.com
lagoric’s market wall
blog.ikdesignspark.com
fashionmostwanted.com
http://www.saffronmarigold.com
apartmenttherapy.com
superstock.com
townhousecompany.com

Aku Akan Setia, Seperti Buaya :D


Wow…apa hubungannya buaya dengan kesetiaan? Bukannya kalo laki-laki yang suka gombal itu disebut “Buaya”? jadi berbanding terbalik dunk?
Hehehehe, entah yang mana yang keliru…kalo menurut penulis sih, itu cuma lantaran perbedaan pandangan :D
Kalo laki-laki disebut buaya karena gombalnya, mungkin karena sama dengan sifat buaya yang melahap buruannya dengan terlebih dahulu diintai, seolah ingin tahu lebih dekat, padahal sih…mau di caplok,HAP!! Dan mungkin juga karena airmatanya… Lho kok? Iyah, kalo buaya mengeluarkan airmata, itu bukan karena mereka sedang sedih, tapi itu adalah bentuk penyesuaian tubuh untuk mengeluarkan kelebihan garam. Dari sinilah timbul istilah “air mata buaya” alias air mata palsu, hehehehe…
Hmm…itu bedanya dengan orang-orang tua kita, :D filosofi mereka justru lebih kuat dan sangat mendasar…Buaya menjadi lambang kesetiaan,karena buaya hanya akan kawin dengan satu pasangan saja dalam hidupnya, hu…so sweet…Itulah kenapa dimasyarakat betawi, buaya menjadi simbol yang selalu diikutsertakan dalam upacara pernikahan dan dihadirkan dalam bentuk roti.

Roti buaya selain memiliki makna kesetiaan juga menjadi perlambang kesabaran (karena buaya sabar mengintai buruan), lambang kejantanan (siapa yang ngga setuju untuk yang satu ini :D ) dan juga lambang kemapanan, itu karena dulu orang jarang yang bisa makan roti, karena roti yang adalah juga makanan orang eropa (dulunya) mahal harganya dan sulit pembuatanya. Itu pula yang mendasari aturan bahwa roti buaya harus dalam keadaan baik, tanpa cacat sewaktu sampai kekediaman mempelai wanita (iyalah, udah mahal,susah pula buatnya), walaupun sekarang roti buaya relatif mudah mendapatkanya dan dengan harga yang relatif murah (tergantung ukuran dan bahan yang digunakan).
Setelah acara akad nikah selesai, roti ini dibagikan kepada sanak keluarga yang belum menikah, dengan harapan agar secepatnya menyusul ke pelaminan. Tuh kan, kalo orang barat punya lempar bunga kita juga punya “lempar buaya” :D
Gambar : Google Images

Si Cokelat Yang Lezat


Siapa siy yang ngga suka cokelat? Hehehhe yang pasti bukan saya, karena saya syuuuukkkaaaa banget sama si Cokelat.
Cokelat umum dikonsumsi sebagai makanan/camilan favorit dan juga diberikan sebagai hadiah atau bingkisan karena bentuk, corak, dan rasa yang unik. Bahkan coklat juga lazim sebagai lambang pernyataan cinta,  yoi…apalagi Valentine-an, makin popular aja ni Si Coklat…
Cokelat dihasilkan dari kakao,  yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun sebelum masehi. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selaput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter). Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya lebih bisa diterima oleh lidah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa.
Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah, bahkan sering digunakan sebagai mata uang.
Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratispedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “house of chocolate” untuk menyimpan persediaan cokelat. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657. harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas
Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara. Hohoho jadi tau deh asal dari merek dagang yang satu itu J.
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayumanis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula.
Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).
Rasa cokelat
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glen Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.
Kok Enak Ya Kalo Makan Coklat?
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari  BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat didalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti.
Pemalsuan rasa
Pemalsuan rasa cokelat sering terjadi karena kokoa adalah bahan yang relatif mahal dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Kedua bahan ini sering digunakan untuk menggantikan kokoa.
Lemak kokoa sering digantikan minyak yang lebih murah, seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem. Selain soal harga, dengan kedua bahan ini pelapisan cokelat menjadi lebih mudah. Perbandingan kokoa padat (komponen nonlemak pada biji yang digiling) juga cenderung rendah. Dalam cokelat batangan, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi cokelat.
Cokelat premium, di sisi lain, biasanya mengandung sekitar 50 – 70% cokelat padat. Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya. Pantaslah bila para pencinta cokelat sering “protes” gara-gara cokelat disalahkan untuk masalah yang sebenarnya disebabkan oleh konsumsi gula berlebihan.
Kandungan cokelat
Cokelat mengandung alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Racun bagi hewan tertentu
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin diantaranya adalah kuda, anjing, burung kakaktua, tikus jenis kecil dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif. Bila mereka diberi makan cokelat maka kandungan teobromin akan tetap berada dalam aliran darah mereka hingga 20 jam, akibatnya hewan-hewan ini mungkin mengalami epilepsi dan kejang-kejang, serangan jantung, pendarahan internal, dan pada akhirnya menyebabkan kematian. Penanggulangannya adalah dengan merangsang hewan-hewan ini agar memuntahkan cokelat dan secepat mungkin membawa mereka ke dokter hewan.
Gambar : googles images

Undangan etnik Lampung


Sekali liat bisa langsung jatuh cinta…??? Hehehe ngarep.com.. Ah tapi ngga juga kok…jujur waktu desain ini di print lalu dibuat dummy dan kemudian diperlihatkan ke teman-teman Undangan Pro, waaawww….unik….:D
Kain Tapis adalah kain khas dari daerah Lampung. Motif kain ini biasanya terinspirasi dari alam, flora dan fauna. Kain Tapis berbentuk sarung terbuat dari tenun benang kapas, benang perak atau benang emas dan disatukan dengan sistem sulam, atau dalam bahasa Lampung di sebut Cucuk.
Kerajinan ini dibuat oleh ibu rumah tangga dan gadis-gadis (muli-muli) mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Tapis biasa dipakai oleh kaum perempuan untuk upacara adat seperti perkawinan atau pengambilan gelar sutan. Dahulu warna dari kain Tapis didapat dari bahan-bahan alam, seperti kayu-kayuan atau akar-akaran.
Undangan Etnik Lampung ini kami hadirkan dengan nuansa tradisional modern. Unsur “cute”-nya juga ada…coba deh liat pita coklatnya…hmmm…cute kan…:D Masalah ekslusifitas? Jangan tanya deh…kalo di Undangan Pro pasti semua desainnya ekslusif, dibuat dengan rasa dan cinta….suit…suit…

Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah


Kesehatan memang sesuatu yang tak ternilai harganya, makanya kita perlu menjaganya dan melakukan tindakan preventif untuk menjaga agar si Kesehatan ngga pergi dari tubuh kita.
Pemeriksaan kesehatan pra nikah kadang membuat calon pengantin takut. Karena yang namanya pemeriksaan tentunya akan membuka sesuatu yang selama ini ngga diketahui oleh pasangan calon pengantin, yaitu yang erat kaitannya dengan fertilitas dan masalah kelainan genetika.
Banyak pasangan calon pengantin yang tidak menempatkan pemeriksaan kesehatan pra nikah sebagai kegiatan prioritas dalam mempersiapkan pernikahan. Tak menjadi prioritas karena berbagai faktor, materi dan non materi. Hmm…kalo materi yang pasti karena pemeriksaan kesehatan pra nikah memang membutuhkan biaya yang cukup banyak, apalagi jika pasangan calon pengantin mengambil paket lengkap pemeriksaan kesehatan pra nikah, diantaranya yaitu:
1. Pemeriksaan kadar gula darah, untuk mendeteksi penyakit diabetes melitus.
2. Pemeriksaan urine dan tinja lengkap, untuk mendeteksi penyakit pada ginjal atau yang berhubungan dengan saluran kemih.

3. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus, yang berguna bagi calon janin. Jenis rhesus pada golongan orang Asia adalah hampir keseluruhannya berjenis Rhesus positif. Namun pada pernikahan campuran atau keturunan, pemeriksaan menjadi sangat penting karena perbedaan golongan rhesus menjadi salah satu penyebab kematian janin dalam rahim.
4. Pemeriksaan hematologi atau hemoglobin, untuk mendeteksi kelainan atau penyakit darah
5. Pemeriksaan HBsAG,untuk mendeteksi peradangan hati
6. Pemeriksaan VDLR/RPR untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit sifilis atau infeksi alat reproduksi
7. Pemeriksaan TORC, untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma, Virus Rubella dan Cytomegalo, yang mungkin menyerang wanita dimasa kehamilan.
Walaupun secara manusiawi, orang yang dinyatakan menderita atau penyakit tertentu akan mengalami depresi, namun justru hal inilah yang menjadi analisa awal kekuatan hubungan pasangan calon pengantin. Tentunya jika dihadapi dengan positif dan semangat untuk saling peduli satu sama lain dan menciptakan generasi unggul, secara otomatis kesiapan mental pasangan akan menjadi lebih kuat.
Jika penyakit atau kelainan pada pasangan bisa dideteksi sejak dini, tentu saja terapi dan pengobatannya bisa dilaksanakan sejak dini pula. Karena itu, idealnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan.
Untuk menghemat biaya, pasangan calon pengantin bisa mendatangi dokter puskesmas atau dokter umum, untuk wawancara awal tentang riwayat penyakit, termasuk kebiasaan sehari-hari, misalnya perokok atau peminum minuman keras. Dokter puskesmas dan dokter umum juga dapat melakukan pemeriksaan tanda-tanda fisik dari penyakit, seperti tekanan darah, keadaan jantung, anemia, asma dan penyakit kulit. Dari dokter puskemas atau dokter umum, barulah bisa meminta surat rujukan untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Namun untuk pasangan calon pengantin yang memang tidak ingin repot, tentu saja bisa langsung mengunjugi dokter spesialis penyakit dalam dan rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Jadi gimana? Cek kesehatan pra nikah untuk tindakan preventif atau tetap memilih untuk mengikhlaskan apapun yang akan terjadi nanti pada anda, pasangan, dan calon anak-anak? Hmm…perlu dipikirkan kembali (dengan serius) tentunya…:D
Gambar: google images

Undangan Bertema Burung Merak


Hi.. hi..setelah sekian lama akhirnya keluar juga desain terbaru dari kami.. *fiuuh.. :D
Konsepnya kali ini adalah undangan dengan tema burung merak yang elegan dan unik.
Terinspirasi dari keindahan bulu merak yang mempesona membuat undangan ini kelihatan lebih fresh  yaa :) dan tren warna di tahun 2012 salah satunya adalah warna turqoise (biru tosca) lho.. Perpaduan antara biru tosca dengan warna gold memberikan kesan yang eksklusif.
Isi undangan terbagi menjadi dua dan diikat dengan pita gold disertai dengan stempel nama kedua mempelai yang di tempatkan tepat di tengahnya. Dibagian belakang kartu di berikan ornamen gambar burung merak yang semakin menambah keunikan undangan ini.
Bagian belakang amplopnya juga unik, diberikan tambahan stiker bulat bergambar bulu burung merak untuk merekatkan amplop.
Lucuuu kaannn… :D .. Ingin sesuatu yang lain dari pada yang lain, undangan ini bisa di jadikan referensi kamu lho. Pengen tau harganya? jangan ragu-ragu hubungi kami ya.. :)

Undangan Jawa


Undangan dengan sentuhan desain yang etnik bertema jawa, menjadikan undangan ini terasa memiliki identitasnya sendiri. Penambahan gambar ilustrasi kedua calon mempelai, juga membuat undangan ini semakin unik dan personal. Mau warna hijau, merah, ungu, atau biru untuk warna undangannya? jangan khawatir, bisa disesuaikan lho.
Langsung aja hubungi kami di :
T : 021 700 70109, HP: 0813 1717 0109,
atau melalui e : info@undanganpro.com ;w : www.undanganpro.com

SPESIFIKASI :
Ukuran (jadi): 23 x 9,5 cm

Bahan:
- Amplop: Kalkir lokal
- Isi: Jasmine emas kuning

Cetak:
- Amplop: 1/0 (1 warna)
- Isi: 1/1 (1 warna)

Finishing: Pond, potong

Elemen optional: pita

PERHATIAN :
- Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sebelum memesan silahkan membaca terms & condition terlebih dahulu.
- Proses Produksi 4 minggu setelah desain disetujui oleh konsumen.