Friday, October 11, 2013

Kebaya Pengantin Muslim


Pernikahan dalam pandangan Islam, bukanlah hanya sekedar formulasi hubungan kasih sayang suami istri dan pergantian status serta upaya pemenuhan kebutuhan manusia. Pernikahan bukan sekedar upacara sakral yang merupakan bagian dari proses kehidupan manusia, akan tetapi merupakan ibadah yang di syaratkan oleh Allah SWT. Oleh karenanya menjalankan pernikahan merupakan bukti ketundukan seorang hambanya kepada sang Allah. Sudah merupakan suatu kewajaran jika seorang muslim ingin menyempurnakan ibadahnya. Termasuk dalam menjalankan pernikahan.

Pelaksanaan pernikahan
Setiap muslim pasti ingin melaksanakan ibadahnya secara sempurna. Berkaitan dengan pernikahan Islami, maka ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar tidak menyalahi aturan-aturan Islam. Mulai dari perencanaan sampai saat pelaksanaan resepsi pernikahan. Perkawinan adalah suatu momen yang mendebarkan bagi kehidupan seseorang. Begitu pula dengan gaun yang akan dikenakan. Pilihlah desain kebaya yang sesuai dengan usia, bentuk dan tinggi badan. Untuk yang berusia muda, pilihlah busana kebaya yang panjangnya tidak melebihi pinggang atau lebih panjang dengan aksen bordir yang sederhana. Untuk gaun pengantin sebaiknya tetap dibuat berkesan mewah dan tetap anggun. Dengan bahan lace atau brokat yang dilapis dengan bahan pelapis chiffon yang tidak menerawang. Modelnya cukup model kebaya panjang hingga sebetis atau kalau tubuh Anda cukup tinggi dan proporsional panjangnya dapat hingga mata kaki. Kebayanya berlengan panjang agak melebar pada bagian ujungnya dan berkerah Cina (tertutup), serta berkancing depan sampai batas bawah perut. Kenakan kain yang senada dengan pengantin pria, dan juga kenakan penutup kepala tanpa motif yang simpel saja, dan dilengkapi dengan selendang lebar dari bahan renda yang senada dan satu nuansa dengan kebayanya sebagai kerudungnya.
Mengenai pemilihan warna sebaiknya yang berwarna netral saja seperti, krem keemasan, broken white atau warna-warna lainnya yang menurut Anda pantas dan cocok dengan warna kulit Anda. Warna kebaya yang lembut cocok untuk dikenakan pada siang hari. Sebaliknya warna yang lebih terang atau cenderung gelap cocok untuk dikenakan dalam acara di malam hari. Untuk acara pesta yang bersifat formal, kebaya dari bahan organdi atau brukat dapat menjadi salah satu alternatif pilihan. Selain dengan kain panjang, Kebaya dapat juga dipadukan dengan rok ataupun celana panjang. Gunakan aksesori yang sesuai dengan warna dari kebaya Anda.
Kebaya untuk yang berbadan tinggi kurus
Anda bisa memanfaatkan bahan brokat pink tersebut untuk dibuat kebaya panjang di atas lutut dengan kerah sabrina yang dapat menutupi tulang di bagian leher. Atau Anda juga dapat memilih model kebaya yang berleher agak rendah dan berbentuk U, dengan panjang kebaya cukup sampai di tengah paha atau di atas lutut (jangan terlalu panjang). Sebagai aksen pemanis, beri sedikit payet-payet pada seluruh kebaya yang tersebar secara merata. Lapisi bahan brokat dengan bahan tissu tersebut agar tubuh Anda yang cenderung kurus bisa tampak berisi. Agar lebih menarik lagi, padukan setelan tersebut dengan sarung dan selendang bercorak mencolok untuk menyamarkan tubuh, sehingga sekali lagi dapat membantu Anda untuk tampak lebih berisi.
Kebaya untuk yang bertubuh mungil
Sebaiknya hindari busana muslim yang terlalu bertumpuk, longgar dan berwarna gelap. Cobalah pilih gaya berbusana muslim dengan model yang simpel seperti : blus tunik dari bahan thai silk dengan hiasan bordir dan paduan celana panjang berpipa lurus (jangan terlalu lebar karena Anda tergolong bertubuh pendek) dengan warna dan bahan yang sama dengan blusnya. Dengan kulit yang kuning langsat, Anda dapat mengenakan warna-warna bernuansa pastel atau warna-warna solid seperti : biru tosca, ungu, fuchsia, merah maroon, orange atau juga hijau terang.
Busana muslim yang baik
Busana muslim yang baik adalah yang tidak ketat membentuk tubuh, tidak tipis atau transparan, serta mesti menutup aurat (seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan). Namun begitu, busana ini sebenarnya bisa dibikin nyaman dan modis, tanpa harus memperlihatkan aurat. Bahkan bisa dimix and match alias dipadukan dengan bahan serta aksesoris lainnya, agar lebih terlihat indah. Memang, masih ada yang mengenakan busana muslim setengah-setengah. Artinya belum tertutup semuanya. Kerudung pun masih bisa dilepas. Tapi itu, kan, hak masing-masing pribadi.
Sumber : http://www.penjahitkebaya.com/wp-content/uploads/2011/05/nganten.jpg

Batik, Istimewa tuk Peristiwa Bermakna


Batik, kekayaan Indonesia yang tak ternilai, dengan nilai seni tinggi, filosofi yang dalam, serta makna keagungan budaya nusantara. Batik telah menjadi ciri khas bangsa, dan jika menilik dari asalnya yaitu tanah jawa.
Kata Batik berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Sehingga secara bahasa,”Batik” bisa diartikan sebagai menggambar titik. Setiap motif pada batik tradisional klasik selalu memiliki filosofi tersendiri, dan sebagai media penyampai pesan. Motif pada batik tidak terlepas dari pandangan pencipta motif tersebut, hal ini pun bisa dilihat dari penamaan motif batik yang berkaitan dengan harapan.
Tak heran pada motif tertentu yang dianggap sakral hanya dapat dipakai pada kesempatan atau peristiwa tertentu, diantaranya pada upacara pernikahan. Berbagai motif yang digunakan dalam pernikahan dikategorikan dalam motif Sawitan Kembar (sepasang), yaitu Sido Mukti, Sido Mulyo, Sido Luhur.
  
Sido Mukti
Dalam bahasa Jawa, Sido berarti terus menerus atau menjadi, sedangkan Mukti berarti hidup berkecukupan dan kebahagiaan. Makna dari motif ini adalah harapan akan masa depan yang baik dan penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai.
Sido Asih
Motif Sido Asih juga dipenuhi dengan harapan filosofis bagi kedua mempelai. Asih dalam bahasa Jawa berarti kasih sayang. Makna dari motif Sido Asih adalah harapan akan masa depan yang penuh kasih sayang.
Sido Mulyo
Motif popular lain adalah Sido Mulyo yang berarti kehidupan dalam kemuliaan.
Sido Luhur
Sedangkan motif Sido Luhur artinya senantiasa berbudi luhur. Konon motif sidoluhur dibuat khusus oleh Ki Ageng Henis, ayahanda Ki Ageng Pamanahan, pendiri desa Mataram, yang kemudian berkembang menjadi Kesultanan Mataram, untuk anak keturunannya. Harapannya agar si pemakai dapat berhati serta berpikir luhur sehingga dapat berguna bagi masyarakat banyak.
Menurut seorang pengamat budaya Jawa, Winarso Kalinggo, motif itu kemudian dimanifestasikan ke selembar kain (dicanting) oleh Nyi Ageng Henis. Nyi Ageng sendiri adalah seorang yang mempunyai kesaktian. Mitosnya, Nyi Ageng selalu megeng (menahan) nafas dalam mencanting sampai habisnya lilin dalam canting tersebut. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi terjaga dan seluruh doa dan harapan dapat tercurah secara penuh ke kain batik tersebut.
Ratu Ratih-Semen Rama
Ratu Ratih dan Semen Rama bukan merupakan batik kembar sepasang (sawitan), namun kedua motif ini biasa dipakai oleh pasangan pengantin sebagai perlambang kesetiaan seorang istri kepada suaminya.
Truntum
Bagi kedua orangtua mempelai, juga terdapat motif khusus yang sarat harapan antara lain Truntum. Truntum bisa juga diartikan sebagai menuntun. Makna motif batik Truntum adalah menuntun kedua mempelai dalam memasuki lika-liku kehidupan berumah tangga.
Menurut budayawan Winarso Kalinggo, motif itu diciptakan oleh Kanjeng Ratu Beruk. Anak dari seorang abdi dalem bernama Mbok Wirareja. Kanjeng Ratu Beruk adalah isteri dari Paku Buwono III (bertahta dari 1749–1788 M) tetapi berstatus garwa ampil, bukan permaisuri kerajaan.
Persoalan status ini menjadikan Kanjeng Ratu Beruk selalu gundah. Ia mendamba jadi permaisuri kerajaan, sebuah status yang begitu dihormati dan dipuja orang sejagad keraton. Tapi lebih dari semua itu, Kanjeng Ratu Beruk ingin selalu berada di samping sang raja agar malam-malam sunyi tidak ia lewati sendirian.
Pada suatu malam, perhatian Kanjeng Ratu Beruk tertuju pada indahnya bunga tanjung yang jatuh berguguran di halaman keraton yang berpasir pantai. Seketika itu juga ia mencanting motif truntum dengan latar ireng (hitam). “Ini refleksi dari sebuah harapan. Walaupun langit malam tiada bulan, masih ada bintang sebagai penerang. Selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Sekecil apa pun kesempatan, ia tetap bernama kesempatan,” begitu ujar Winarso Kalinggo melukiskan harapan Ratu pembuat truntum.
Sido Wirasat
Wirasat berarti nasehat. Dalam motif Sido Wirasat terdapat juga kombinasi motif truntum di dalamnya. Motif ini biasanya dipakai orangtua pengantin dan melambangkan orangtua yang akan selalu memberi nasehat dan menuntun kedua mempelai dalam memasuki kehidupan berumahtangga.
Wow…batik bermakna sangat dalam kan…tambah bangga deh pakai batik…:D
Dari berbagai sumber
Gambar  : google images

Aku Akan Setia, Seperti Buaya :D


Wow…apa hubungannya buaya dengan kesetiaan? Bukannya kalo laki-laki yang suka gombal itu disebut “Buaya”? jadi berbanding terbalik dunk?
Hehehehe, entah yang mana yang keliru…kalo menurut penulis sih, itu cuma lantaran perbedaan pandangan :D
Kalo laki-laki disebut buaya karena gombalnya, mungkin karena sama dengan sifat buaya yang melahap buruannya dengan terlebih dahulu diintai, seolah ingin tahu lebih dekat, padahal sih…mau di caplok,HAP!! Dan mungkin juga karena airmatanya… Lho kok? Iyah, kalo buaya mengeluarkan airmata, itu bukan karena mereka sedang sedih, tapi itu adalah bentuk penyesuaian tubuh untuk mengeluarkan kelebihan garam. Dari sinilah timbul istilah “air mata buaya” alias air mata palsu, hehehehe…
Hmm…itu bedanya dengan orang-orang tua kita, :D filosofi mereka justru lebih kuat dan sangat mendasar…Buaya menjadi lambang kesetiaan,karena buaya hanya akan kawin dengan satu pasangan saja dalam hidupnya, hu…so sweet…Itulah kenapa dimasyarakat betawi, buaya menjadi simbol yang selalu diikutsertakan dalam upacara pernikahan dan dihadirkan dalam bentuk roti.

Roti buaya selain memiliki makna kesetiaan juga menjadi perlambang kesabaran (karena buaya sabar mengintai buruan), lambang kejantanan (siapa yang ngga setuju untuk yang satu ini :D ) dan juga lambang kemapanan, itu karena dulu orang jarang yang bisa makan roti, karena roti yang adalah juga makanan orang eropa (dulunya) mahal harganya dan sulit pembuatanya. Itu pula yang mendasari aturan bahwa roti buaya harus dalam keadaan baik, tanpa cacat sewaktu sampai kekediaman mempelai wanita (iyalah, udah mahal,susah pula buatnya), walaupun sekarang roti buaya relatif mudah mendapatkanya dan dengan harga yang relatif murah (tergantung ukuran dan bahan yang digunakan).
Setelah acara akad nikah selesai, roti ini dibagikan kepada sanak keluarga yang belum menikah, dengan harapan agar secepatnya menyusul ke pelaminan. Tuh kan, kalo orang barat punya lempar bunga kita juga punya “lempar buaya” :D
Gambar : Google Images

Si Cokelat Yang Lezat


Siapa siy yang ngga suka cokelat? Hehehhe yang pasti bukan saya, karena saya syuuuukkkaaaa banget sama si Cokelat.
Cokelat umum dikonsumsi sebagai makanan/camilan favorit dan juga diberikan sebagai hadiah atau bingkisan karena bentuk, corak, dan rasa yang unik. Bahkan coklat juga lazim sebagai lambang pernyataan cinta,  yoi…apalagi Valentine-an, makin popular aja ni Si Coklat…
Cokelat dihasilkan dari kakao,  yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun sebelum masehi. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selaput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter). Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya lebih bisa diterima oleh lidah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa.
Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah, bahkan sering digunakan sebagai mata uang.
Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratispedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “house of chocolate” untuk menyimpan persediaan cokelat. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657. harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas
Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara. Hohoho jadi tau deh asal dari merek dagang yang satu itu J.
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayumanis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula.
Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).
Rasa cokelat
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glen Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.
Kok Enak Ya Kalo Makan Coklat?
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari  BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat didalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti.
Pemalsuan rasa
Pemalsuan rasa cokelat sering terjadi karena kokoa adalah bahan yang relatif mahal dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Kedua bahan ini sering digunakan untuk menggantikan kokoa.
Lemak kokoa sering digantikan minyak yang lebih murah, seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem. Selain soal harga, dengan kedua bahan ini pelapisan cokelat menjadi lebih mudah. Perbandingan kokoa padat (komponen nonlemak pada biji yang digiling) juga cenderung rendah. Dalam cokelat batangan, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi cokelat.
Cokelat premium, di sisi lain, biasanya mengandung sekitar 50 – 70% cokelat padat. Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya. Pantaslah bila para pencinta cokelat sering “protes” gara-gara cokelat disalahkan untuk masalah yang sebenarnya disebabkan oleh konsumsi gula berlebihan.
Kandungan cokelat
Cokelat mengandung alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam akhir-akhir ini banyak mendapatkan promosi karena menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Racun bagi hewan tertentu
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin diantaranya adalah kuda, anjing, burung kakaktua, tikus jenis kecil dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif. Bila mereka diberi makan cokelat maka kandungan teobromin akan tetap berada dalam aliran darah mereka hingga 20 jam, akibatnya hewan-hewan ini mungkin mengalami epilepsi dan kejang-kejang, serangan jantung, pendarahan internal, dan pada akhirnya menyebabkan kematian. Penanggulangannya adalah dengan merangsang hewan-hewan ini agar memuntahkan cokelat dan secepat mungkin membawa mereka ke dokter hewan.
Gambar : googles images

Kue keranjang, wajib saat Imlek


Imlek sudah lewat, tapi ngga ada salahnya nambah ilmu tentang tradisi. Tradisi yang mau di bahas ini tentang kue yang wajib ada saat imlek atau tahun baru Cina. Sudah pernah coba Kue Keranjang belum? Kalo belum cepet-cepet deh nyoba…sayang kan, kue enak begini ngga pernah nyoba. Keberadaanya memang jarang kalo ngga pas event imlek, tapi kalo beruntung bisa nemu kok di pasar tradisional atau pasar di daerah Jakarta Kota yang banyak menjual keperluan ibadah Budha atau Kong Hu Cu. Yang paling penulis tunggu saat imlek, selain kemeriahan acaranya, ya kue keranjang ini, mmm…manis, kenyal, lengket…seru deh makannya…:D


Kue keranjang disebut juga sebagai Nian Gao atau dalam dialek Hokkian Tii Kwee yang artinya kue manis. Nian Gao, kata Nian sendiri berarti tahun dan Gao berarti kue dan juga terdengar seperti kata tinggi, oleh sebab itu kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat. Makin ke atas makin mengecil kue yang disusun itu, yang memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki atau kemakmuran. Pada zaman dahulu banyaknya atau tingginya kue keranjang menandakan kemakmuran keluarga pemilik rumah. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkok berwarna merah di bagian atasnya. Ini adalah sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.

Disebut kue keranjang karena wadah cetaknya yang berbentuk keranjang. Kue yang terbuat dari tepung ketan dan gula, serta mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket. Sering dipanggil dengan sebutan dodol cina karena “lengket”-nya itu. Kue ini merupakan salah satu kue khas atau wajib perayaan tahun baru Imlek. Kue keranjang ini mulai dipergunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, enam hari menjelang tahun baru Imlek dan puncaknya pada malam menjelang tahun baru Imlek. Sebagai sesaji, kue ini biasanya tidak dimakan sampai Cap Go Meh (malam ke-15 setelah Imlek).
Dipercaya pada awalnya, kue ini ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan dewa Tungku agar membawa laporan yang menyenangkan kepada raja Surga. Selain itu, bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan bulat tekad dalam menghadapi tahun yang akan datang.
Di Cina terdapat kebiasaan saat tahun baru Imlek untuk terlebih dahulu menyantap kue keranjang sebelum menyantap nasi sebagai suatu pengharapan agar dapat selalu beruntung dalam pekerjaannya sepanjang tahun.
Kue yang terbuat dari beras ketan dan gula ini dapat disimpan lama, bahkan dengan dijemur dapat menjadi keras dan awet. Setelah keras dapat diolah dengan digoreng menggunakan tepung dan telur ayam kemudian disajikan hangat-hangat. Dapat pula dijadikan bubur dengan dikukus kemudian ditambahkan bumbu-bumbu kesukaan. :D
Gambar : google images

Bulan Madu itu apa sich?


“Madu” hmmm…lembut, manis dan punya banyak khasiat. Banyak versi yang menceritakan tentang asal muasal “Bulan Madu”. Kalo yang ada dimasyarakat sekarang ini, pengertian Bulan Madu adalah perjalanan yang dilakukan pasangan yang baru saja menikah, untuk merayakan pernikahan mereka. Biasanya tujuan perjalanan adalah tempat indah dan eksotis, sehingga rasa romantis bisa kental merasuk kejiwa…halah halah…bahasanya…prikitiew….:D
Saat penulis browsing dan ketemu Wikipedia, kata “Bulan Madu” atau “Honey Moon” terdapat dalam Oxford English Dictionary, atau “Kamus Bahasa Inggris Oxford” Kata ini berasal dari abad ke-16.
“Bulan pertama setelah pernikahan, ketika yang ada hanyalah kelembutan dan suka cita” (Samuel  Jhonson); mulanya tidak mempunyai rujukan apapun kepada masa satu bulan itu, melainkan membandingkan rasa saling mencintai di antara orang-orang yang baru menikah kepada bulan yang sedang berubah cepat dari purnama lalu memudar. Kini biasanya liburan yang dilalui bersama oleh pasangan yang baru menikah sebelum mereka menetap di rumah.
Kalau merujuk pada kutipan itu, maka sebenarnya makna Bulan Madu berarti bulan yang lebih manis daripada bulan-bulan setelahnya. Wah wah…berarti momen terindah dalam pernikahn itu cuma saat bulan madu aja dong, ngga ubahnya seperti minum soda, rasanya semriwing waktu kaleng baru dibuka, selanjutnya sih datar saja…huhuhuhu…jangan juga kayak gitu ya…

Ada juga riwayat yang menceritakan bahwa asal-usul kata ini berasal dari masa Babilon. Untuk meningkatkan kejantanan dan kesuburan pasangan yang baru menikah, ayah si pengantin perempuan akan memberikan menantunya semua kebutuhan minuman yang berbasis madu yang dapat diminumnya selama bulan pertama pernikahan mereka.
Hmm…sedangkan dahulu Pasangan pengantin Suku Jermanik di Skandinavia minum anggur dengan campuran, selama tiga puluh hari berturut-turut setelah menikah. Di Eropa, raja Attila the Hun, yang termasyur konon meninggal usai mengonsumsi anggur Hydromel di acara pernikahan. Hydromel atau metheglin, merupakan sebuah anggur madu kualitas terbaik dan dalam budaya Romawi anggur melambangkan pernikahan, karena bisa terasa manis dan memabukkan.
Yah…apapun pengertiannya, yang jelas lebih banyak positifnya. Kalau dalam pendekatan logika memang momen setelah pernikahan akan mendatangkan pengalaman yang terasa amat manis bak madu, karena akhirnya setengah agama (dalam islam) telah tercapai, dan akhirnya juga selesai sudah masa kesendirian…
Semoga setiap hari (bagi pasangan yang sudah menikah) bisa terasa semanis bulan madu. Hmm…tinggal pintar-pintarnya pasangan suami istri saling meramunya…:D
Gambar: Google Images

Emas, investasi menguntungkan


Kalau salah satu kendala dalam mewujudkan pernikahan adalah masalah biaya, maka harus diusahakan dunk, bukan berarti mandeg and do nothing…:D Nah, kalau usaha sudah dilakukan dan mendatangkan hasil yang berupa materi trus bingung mau nyimpennya gimana, mungkin simpan dalam bentuk emas bisa menjadi pilihan.
Emas, yang termasuk dalam golongan logam mulia banyak dijumpai dalam bentuk perhiasan, nah, untuk keperluan investasi juga ada pilihan jenisnya, yaitu dalam bentuk koin dan batangan.
Saat ini, jenis emas ada 3, yaitu yang berbentuk perhiasan, koin dan batangan. Dulu jenis emas koin biasa digunakan untuk pembayaran Ongkos Naik Haji. Jenis emas ini dulunya bisa di beli di Pegadaian, namun kini sudah tidak tersedia lagi. Kelebihan emas sebagai investasi adalah karena emas mempunyai nilai nyata (tangible), senilai benda fisiknya (intrinsic) dan nilai yang melekat pada benda itu (innate). Ketiga unggulan ini tidak dimiliki oleh investasi bentuk lain seperti uang kertas, saham dan surat berharga lainnya.
Perhiasan Emas
Emas dalam bentuk perhiasan memang bukan menjadi pilihan utama untuk investasi, namun nilai estetikanya yang tinggi mempunyai fungsi sebagai penghias diri dan seringkali menjadi modal penambah kepercayaan diri :D
Saat kita membeli perhiasan emas, harga yang kita bayarkan selain harga emasnya, adalah termasuk ongkos pembuatan, dan desain. Apalagi jika kita membeli perhiasan ditoko emas ternama, otomatis ongkos pembuatannya akan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan membeli emas dipasar tradisional. Nah, ketika kita jual kembali yang dihargai hanya emasnya saja…

Koin Emas
Koin emas memiliki nilai fisik (intrinsic) dan nilai ekstrinsik dari kelangkaannya. Semakin tua dan mengandung nilai sejarah, maka akan semakin mahal harganya, bahkan hingga milyaran rupiah…woowww…
Koin emas yang banyak beredar saat ini adalah Koin Dinar Emas, Koin Shio, dan Koin Polos, ketiganya dengan kadar yang berbeda.
Ada beberapa keuntungan dalam ber-investasi koin Emas, diantaranya memiliki sifat Unit Account, mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau Anda punya 100 koin dan hari ini perlu 5 koin, tinggal dilepas yang 5 koin. Sisanya disimpan. Sangat liquid, mudah diperjualbelikan. Nilai jual kembali tinggi, karena mengikuti perkembangan harga Emas International. Mudah diperjualbelikan
Tapi sayangnya di Indonesia koin emas dikategorikan perhiasan, sehingga pembelianya dikenakan PPn 10% dan biaya pembuatan berkisar antara 3% – 5%.
Emas Batangan


Kalau emas yang satu ini paling cocok untuk investasi nih… karena nilainya mengikuti standar internasional. Ukurannya mulai dari 1gr, 2.5gt, 5gr, 10gr, 25gr, 50gr, 100gr, 1kg. Hehhehe jangan bayangin emas batangan yang gede-gede kayak dipilem yah…:D
Emas batangan yang dikatakan sangat baik dan cocok untuk investasi adalah yang mempunyai kadar 24 Karat dan tingkat kemurnian 99.99%. Tapi emas batangan seperti ini hanya diproduksi oleh perusahaan-perusahaan tertentu, karena untuk memurnikan Emas sampai dengan 99.99% memerlukan investasi peralatan yang sangat mahal. Hanya ada 55 perusahaan di dunia ini yang bisa memurnikan Emas sampai dengan 99.99%. Jangan khawatir, PT Aneka Tambang (ANTAM) adalah salah satu dari 55 perusahaan tersebut. Emas jenis ini akan disertai dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh pabrik yang memuat tentang kadar Emas, berat dan keabsahannya.
Sesuaikan berat emas batangan dengan kebutuhan investasi kita. Karena kalau berat satuannya terlalu besar dan tidak sesuai dengan kebutuhan dan pola keuangan, maka investasinya akan kurang fleksibel. Misalnya, kita membeli emas batangan 100 gram, yang bernilai kurang lebih Rp.43 juta, suatu saat kita perlu uang 10juta, tentunya emas itu ngga bisa dipotong-potong dong….:D
Hmm….untuk yang sedang kumpulkan dana untuk nikah, simpannya dalam bentuk emas aja deh…dijamin ngga bakalan rugi, malahan akan untung…
Selamat Berinvestasi…!!!
Sumber : dari berbagai sumber
Gambar : Google Images